Anak Susah Makan

Anak Susah Makan – Anak anda mengalami gangguan makan? Jangan terlalu menyalahkan anak, bisa jadi gangguan tersebut disebabkan ketidakmampuan kita membangun suasana makan yang menyenangkan. Kebiasaan makan merupakan suatu proses pembelajaran dari yang tidak bisa menjadi bisa dilakukan. Makan merupakan proses berkesinambungan, disiplin, teratur serta melibatkan kemauan yang baik orangtua dan disesuaikan dengan kemampuan makan anak.

Anak Susah Makan

Anak Susah Makan

Anak Susah Makan

Pembelajaran ini bisa terganggu jika orangtua (atau pengasuh) tidak bisa mencitpkan suasana makan yang menyenangkan. Mungkin orangtua tidak fokus mengajarkan proses makan pada anak karena adanya kesibukan. Ini akan terlihat orangtua seperti tidak serius mengajarkan kebiasaan makan pada anak.

Ada baiknya, pembelajaran proses makan pada anak dilakukan dengan suasan yang menyenangkan. Ada dua faktor yang membuat Anak Susah Makan atau mengalami gangguan pada makan, yaitu faktor anatomi atau fungsional dan psikologis. Faktor anatomi atau fungsional biasanya merujuk adanya gangguan sistem saraf, kelaianan susunan saraf atau kelainan-kelainan saraf lain yang berdampak pada keterlambatan refleks motorik. Umumnya dutandai dengan gangguan susah menelan atau bicara yang akhirnya menimbulkan masalah atau gangguan pada proses makan. Normalnya, anak usia 4-5 bulan kemampuan menelan mereka sudah terlatih dan ketika merangkak usia 6 bulan bayi sudah bisa melakukan proses menelan dengan optimal.

Faktor psikologis penyebab Anak Susah Makan  tidak kalah berperan dalam mempengaruhi pola makan anak. Gangguan makan bermula dari rasa stress, depresi dan terpaksa. Penyebab terjadinya gangguan pada anak yang sudah makan adalah ketidakmampuan orangtua atau pengasu untuk menciptakan keadaan yang nyaman. Penyebab terbanyak anak mengalami gangguan makan adalah karena faktor psikologis. Selain memang karena adanya suasana yang tidak nyaman, seringkali orangtua atau pengasuh tidak memberikan makanan yang bervariasi atau hanya memberikan makanan yang baisa dimakan atau disukai oleh anaknya. Sehingga ketika suatu saat anak diberikan berbagai jenis makanan, maka anak hanya akan makan atau memilih makanan yang biasa dimakannya. Pada beberapa anak lain memberuikan reaksi berupa penolakan untuk makan ataupun diemut makanannya.

Gangguan makan pada anak ternyata tidak hanya sebatas memilih-milih makanan, makan diemut dan menolak makanan. Tetapi ada juga anak yang mengalami gangguan seperti tidak merasa lapar dan makan dengan jumlah yang banyak.

Kondisi Anak Susah Makan yang mengalami gangguan susah makan seperti menolak makan, makan diemut dan memilih-milih makanan masih bisa diubah dengan cara melakukan pendekatan antara orang tua atau pengasuh dengan anak tersebut, seperti membentuk suasana yang menyenangkan saat memberikan makan anak, melatih anak untuk mengenal berbagai jenis makaan selain makaan yang disukainya, lalu menciptakan makanan atau menu yang bervariasi dalam hal rasa, sumber makanan, warna makanan, tampilan makanan atau sajian dan kemasan makanan sehingga anak akan kelihatan untuk nafsu makan.

Apabila anak sudah mengalami pertumbuhan berat badan yang tidak sesuai dengan usia dan tinggi badannya, maka harus dicari lebih dahulu apa penyebabnya dan kemudian mengatasinya secara simultan. Pengaturan diet makanan juga bisa dilakukan untuk mengatur makanan yang disesuaikan dengan memberikan sumber gizi yang berkualitas dan memiliki kuantitas, baik dari makanan utamanya maupun makanan di luar makanan yang disukainya.

Obat Gemuk Tradisional

Masalah anak susah makan akan membuat orangtua menjadi khawatir akan tumbuh kembang mereka dan berat badan mereka. Anak cenderung kurus dan tidak bisa terlihat ideal sesusianya. Oleh karena itulah, banyak orang tua yang mencari cara cepat gemuk untuk anak atau mencari obat gemuk untuk anak.

Pemberian obat gemuk tradisional intuk anak bisa diberikan pada anak-anak yang memasuki usia remaha atau juga anak-anak yang berusia paling tidak 2 tahun. Dibawah usia 2 tahun, sebaiknya ramuan alami ini jangan diberikan. Obat gemuk tradisional yang bisa membantu menambah nafsu makan anak adalah temulawak. Temulawak sudah dipercaya sejak lama bisa membantu menambah nafsu makan. Caranya adalah dengan meminumkan sari jamu temulawak yang dipercaya sangat berkhasiat untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak dan sebagai salah satu obat gemuk alami. Dan ternyata juga salah satu penelitian yang lebih lanjut dilakukan menunjukkan di zaman modern ini temulawak sudah diakui bisa membantu menambah nafsu makan. Jika tidak mempunyai banyak waktu untuk membuat ramuan alami ini, Anda bisa mendapatkan sari jamu temulawak yang bisa di beli di apotek. Dan terutama untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Ada banyak jenis vitamin atau jamu yang sangat baik untuk membantu menambah nafsu makan anak.

Cara membuat obat gemuk yang terbuat dari bahan alami temulawak adalah ambillah batang temulawak dengan ukuran besar untuk mendapatkan sarinya. Kemudian setelah itu  bersihkanlah temulawak seperti Anda sedang membersihkan jahe, dan setelah itu direbus dengan menggunakan air secukupnya saja. Jika rasa dari sari pati temulawak ini Anda rasa pahit, Anda bisa menambahkannya dengan gula secukupnya saha, namun sebaiknya jangan menambahkannya dengan berlebihan karena tujuan dari pembuatan ini adalah untuk obat gemuk bukan diminum sebagai minuman biasa. Kemudian minumlah sari pati dari temulawak ini paling tidak 1 gelas dalam setiap pagi sebelum Anda melakukan aktivitas. Dengan minum sari temulawak ini secara teratur, maka sangat dipercaya sekali bisa membantu menambah nafsu makan anak dan bisa digunakan sebagai obat gemuk alami.

Anak Susah Makan


=====================================

>>> Kapsul Herbal Nafsu Makan Untuk Menambah Berat Badan Secara Alami & Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Gemuk and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>